Home Free Lab ReportsIPTEKS PENERAPAN PENGENDALIAN INTERN KAS PADA PT

IPTEKS PENERAPAN PENGENDALIAN INTERN KAS PADA PT

IPTEKS PENERAPAN PENGENDALIAN INTERN KAS PADA PT. PLN (PERSERO) UNIT INDUK PEMBANGUNAN SULAWESI BAGIAN UTARA
Gloria Taogan1, Astrid Runtuwene2, Malindah Abuno3, Inggriani Elim4
1,2,3,4 Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sam Ratulangi,
Jl. Kampus Bahu, Manado, 95115, Indonesia
email:
[email protected]@[email protected]
Internal control is a process that is influenced by human resources and information technology systems, which are designed to help companies achieve certain goals or objectives. Where the dimensions of scope are increasingly large and complex, causing management is no longer visible directly within the company. Cash greatly affects transactions in the company because cash is the most current assets and almost every transaction with outside parties always affects cash, then a good system of internal cash control is applied. Internal cash control, which is one way to maintain the company’s cash is not misused. Internal cash control is one of the main internal elements of the company that needs serious attention. PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Utara is a company that controls the construction and management of plant construction and network activities and implements construction administration by acting as the owner’s representative to produce quality power plants and networks that are ready to operate through the development of effective, efficient and appropriate processes for achieve performance targets.

Keywords: Internal control system, COSO, PT PLN (Persero) UIP SULBAGUT
PENDAHULUAN
Dalam berkembangnya suatu perusahaan internal control yaitu suatu proses yang dapat mempengaruhi SDM dan sistem TI, yang dirancang supaya dapat membantu perusahaan untuk dapat meraih suatu target atau tujuan. Dimana segi lingkupnya semakin berkembang dan dapat menyebabkan manajemen tidak lagi terlihat langsung di dalam perusahaan. Oleh karena itu perusahaan memerlukan suatu pengendalian yang efisien dan efektifitas agar dapat memotivasi akan kebijakan manajemen yang nantinya akan diharapkan mampu membangun manajemen dalam rangka menjaga kelangsungan jalannya perusahaan serta meningkatkan profitabilitas dalam perusahaan yang lebih kedepan. Dalam perusahaan diperlukan adanya pedoman akuntansi yang sangat baik, terutama dalam hal mengelola kas. Kas adalah aset lancar (current asset) yang paling liquid atau cair, kas sangat mempengaruhi transaksi dalam perusahaan karena kas merupakan current asset dan hampir dalam setiap transaksi dengan pihak lain selalu dapat mempengaruhi kas, maka dilakukan suatu sistem pengendalian intern kas yang baik. Pengendalian intern kas yaitu salah satu sistem untuk dapat menjaga kas perusahaan agar tidak di salah gunakan. Pengendalian intern kas merupakan salah satu unsur pokok internal perusahaan yang perlu mendapat perhatian serius. Pengendalian dalam suatu perusahaan juga dapat merupakan cara untuk mengukur kesuksesan atas aktifitas yang telah dilakukan dan sekaligus juga mengambil langkah perbaikan yang diperlukan apabila terjadi penyelewengan. PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Utara, Direksi PT. PLN (Persero) menugaskan PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Utara untuk melakukan pengendalian konstruksi dan pengelolaan kegiatan pembangunan pembangkit dan jaringan serta melaksanakan kegiatan konstruksi dengan bertindak menjadi sebagai wakil pemilik untuk dapat menghasilkan pembangkit dan jaringan yang bermutu atau bernilai dan siap dioperasikan melalui setiap proses melakukan pembangunan yang efektif, efisien, tepat waktu dan mutu untuk mencapai sasaran kinerja sesuai Ketetapan Direksi. PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Utara pengendalian intern pada kas sangatlah diperlukan dalam perusahaan untuk melindungi kas dan menjamin keakuratan catatan akuntansi atas kas. 923925100387150092392510038715009239251003871500Hal ini sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya penyelewengan dan penggunaan kas pada PT PLN (Persero) Unit Induk Pembngunan SULBAGUT. Berdasarkan urain di atas, maka penulis tertarik untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan pengendalian intern kas dilakukan secara efektif dan efisien dengan memilih judul “IPTEKS PENERAPAN PENGENDALIAN INTERN KAS PADA PT. PLN (PERSERO) UNIT INDUK PEMBANGUNAN SULAWESI BAGIAN UTARA ”

TINJAUAN PUSTAKA
2.1.Committee of Sponsoring Organization of the Treadway Commission (COSO)
COSO ialah singkatan dari Comitte of Sponsoring Organization of treadway Commision, yaitu suatu inisiatif dari sektor swasta yang dibentuk pada tahun 1985. Model COSO adalah salah satu model pengendalian internal yang banyak digunakan oleh para auditor sebagai dasar untuk mengevaluasi, dan mengembangkan pengendalian internal. Struktur pengendalian internal COSO dikenal sebagai Kerangka Kerja Pengendalian Internal yang Terintegrasi (COSO-Internal Control Integrated Framework) yang terdiri dari 5 komponen yang saling berhubungan. Komponen ini didapat dari cara manajemen menjalankaan bisnisnya, dan terintegrasi dengan proses manajemen. Untuk memberikan kepastian yang layak bahwa tujuan pengendaliannya akan tercapai. Komponen pengendalian COSO meliputi hal-hal berikut ini :Control Environment
Risk Assessment
Control Activity
Information And Communication
Monitoring
2.2.Tujuan Pengendalian Intern Kas
Operasi yang berkaitan dengan efektifitas dan efisiensi operasi.

Reliabilitas pelaporan keuangan.

Ketaatan terhadap aturan dan regulasi yang ada.

METODE DAN TEKNIK PENERAPAN IPTEKS
3.1.Metode Penerapan IPTEKS
Metode penerapan IPTEKS Internal Control System yang diterapkan yaitu Committee of Sponsoring Organization of the Treadway Commission (COSO).3.2.Teknik Penerapan IPTEKS
Teknik penerapan IPTEKS yang diterapkan Internal Control System adalah penerapan yang menggunakan lima unsur menurut COSO:
Control Environment
Risk Assessment
Information and Communication
Control Activities
Monitoring
PEMBAHASAN
4.1.Gambaran Objek Penerapan Ipteks
Sesuai dengan Peraturan Direksi Nomor 0017.P/DIR/2016 tentang perusahaan PT. PLN (Persero) UIP SULBAGUT, Direksi PT. PLN (Persero) menugaskan PT. PLN (Persero) UIP SULBAGUT untuk melaksanakan pengendalian konstruksi dan pengelolaan kegiatan pembangunan pembangkit dan jaringan serta melaksanakan kegiatan konstruksi dengan bertindak menjadi sebagai wakil pemilik untuk dapat menghasilkan pembangkit dan jaringan yang bermutu atau bernilai dan siap dioperasikan melalui setiap proses melakukan pembangunan yang efektif, efisien, tepat waktu dan mutu untuk memperoleh sasaran kinerja sesuai Ketetapan Direksi. Kantor PT. PLN (Persero) UIP SULBAGUT terletak di Manado, Provinsi Sulawesi Utara dan masih berada dalam satu kawasan dengan kantor PLN Wilayah Suluttenggo. PT. PLN (Persero) UIP SULBAGUT melakukan pengelolaan kegiatan pembangunan pembangkit dan jaringan serta melaksanakan tata usaha konstruksi di daerah Sulawesi Bagian Utara, meliputi Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo.

4.2.Pembahasan
Dalam melakukan Internal Control System menurut COSO ada lima unsur yaitu antara lain.

Control Environment
Pada perusahaan PT. PLN (Persero) UIP SULBAGUT lingkungan pengendalain sangat penting karena sangat menjunjung tinggi integritas dan selalu mengingatkan para pegawai mengenai peraturan yang ditetapkan di perusahaan. Dalam setiap bagian pekerjaan diperusahaan PT. PLN (Persero) UIP SULBAGUT ini mempunyai tolak ukur dalam kompetensi masing-masing dan mempunyai satu integritas yang saling berhubungan di dalam suatu perusahaan. Oleh sebab itu semua pegawai PT. PLN (Persero) UIP SULBAGUT harus memiliki kemampuan yang baik dalam melakukan pengendalian pekerjaan di lingkup lingkungan perusahaan karena hal ini merupakan pentingnya perusahaan memiliki pegawai yang berkompenten, memiliki kemampuan dan keterampilan yang baik agar terciptanya lapangan pengendalian yang baik di dalam perusahaan.
PT. PLN (Persero) UIP SULBAGUT selalu mengadakan COC (code of conduct) yang merupakan Rapat setiap hari senin yang dilakukan oleh pegawai PT. PLN (Persero) UIP SULBAGUT untuk membahas program setiap minggu berjalan, Pengelolaan manajemennya, PT. PLN (Persero) UIP SULBAGUT berfokus pada pengendalian konstruksi dan pengelolaan kegiatan pembangunan pembangkit dan jaringan serta melaksanakan kegiatan konstruksi dengan bertindak menjadi sebagai wakil pemilik untuk dapat menghasilkan pembangkit dan jaringan yang bermutu atau bernilai dan siap dioperasikan melalui setiap proses melakukan pembangunan yang tepat waktu, efektif dan efisien untuk memperoleh sasaran kinerja sesuai Keputusan Direksi.

Pada PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Utara terdapat pembagian tugas antara bagian akuntasi dan keuangan beserta anggaran. Di bagian akuntansi mempunyai dua bagian yaitu akuntansi umum dan akuntansi PDP (Pekerjaan Dalam Pelaksanaan), Pembagian tugas ini bermaksud agar pekerjaan yang dilakukan dapat menjadi efektif, di bagian akuntansi Umum pencatatan aktiva tetap dan aktiva lancar di pisah, dan dikerjakan oleh individu yang berbeda sehingga tugas atas akuntansi di PT. PLN (Persero) UIP SULBAGUT akan menjadi lebih efektif dan efisien.
Risk Assessment
Perusahaan PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Utara dimana untuk dapat mengidentifikasi kemungkinan adanya resiko kecurangan ataupun meminimalisir resiko dalam hal ini pada PT PLN (Persero) UIP SULBAGUT terdapat pekerjaan dalam proses yang disebut dengan PDP yaitu pekerjaan proyek-proyek yang belum selesai sampai pada tanggal neraca. PDP didalam perlakuan akuntansi PT PLN (Persero) UIP SULBAGUT terletak pada aktiva dan diakui sebagai aset milik perusahaan. Dan untuk menghindari praktik manipulasi dan kecurangan atas sistem perusahaan yang mungkin bisa terjadi pada PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Utara menetapkan dan menerapkan bahwa semua kegiatan kas umum, dari Pengeluaran kas terhadap proses pembangunan proyek, pembayaran vendor, penggantian SPPD wajib langsung dicatat dan dilaporkan dibagian keuangan.

PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Utara juga memberlakukan kebijakan antara tugas pencatat dan tugas perhitungan pembawa kas harus berbeda orangnya. Perusahaan juga memberlakukan otorisasi dalam setiap dokumen keuangan sehingga memudahkan untuk melakukan pengecekan oleh pegawai-pegawai yang bertugas didalam perusahaan.Information and Communication
Informasi dan komunikasi sangat berpengaruh dalam proses kinerja pegawai perusahaan, di PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Utara Informasi yang di dapat akan menjadi referensi bagi proses pelaksanaan pekerjaan menjadi bahan pembahasan bagi kelangsungan hidup perusahaan. Informasi tentang akuntansi pada perusahaan ini dikelola oleh bagian keuangan dan anggaran kedua bagian tersebut membantu informasi pencatatan akuntansi, dari komunikasi yang penting di dalam proses pengendalian intern kas pada perusahaan ini, maka penegakan tata kelola teknologi informasi terus diupayakan dan dikembangkan, guna menghindari kesalahpahaman dokumen-dokumen pencatatan kas maka perusahaan memberlakukan setiap pendapat yang didapat dari informasi yang ada yang berkaitan dengan informasi kas mencatat dan menyajikan informasi secara akurat dengan disertai bukti-bukti berupa nota yang ada ke bagian keuangan. Jika ada transaksi yang tidak jelas atau salah maka bagian keuangan akan mengkonfirmasi kembali pada pegawai yang bersangkutan dalam hal penerimaan kas ini dimaksud agar tidak terjadinya kesalahpahaman saat bagian keuangan (akuntansi) akan merekap seluruh kegiatan transaksi di perusahaan dengan membuatnya dalam laporan keuangan kemudian laporan tersebut akan dilaporkan ke dewan direksi pada perusahaan tersebut.

Control Activities
PT. PLN (Persero) UIP SULBAGUT memiliki aktivitas utama di bidang proyek atau pengendalian konstruksi dan pengelolaan kegiatan pembangunan pembangkit dan jaringan. Oleh karena itu, pembukuan menjadi aspek yang penting pada proses bisnis PT. PLN (Persero) UIP SULBAGUT. Hal tersebut dikarenakan proyek yang ada pada PT. PLN (Persero) UIP SULBAGUT memiliki nilai yang relatif besar, oleh karena itu pembukuan yang akurat dan perlakuan akuntansi yang tepat sangat diperlukan. Kegiatan pengendalian aktivitas pada perusahaan PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Utara disetiap transaksi selalu disertai dengan otorisasi yang melakukan transaksi tersebut, dengan adanya struktur organisasi pada perusahaan merupakan salah satu pedoman dalam melaksanakan dan menjalankan tugas dan kewajiban setiap karyawan di PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Utara. Setiap Transaksi yang terjadi harus dicatat dan dibantu oleh program komputer perusahaan yang telah memiliki aplikasinya sendiri dirancang khusus untuk untuk membantu setiap pembagian tugas seperti pencatatan-pencatatan akuntasi, keuangan, dan anggaran, seperti microsoft excel, SAP atau Sistem Aplikasi yang digunakan diseluruh PT. PLN (Persero) di Indonesia.

Monitoring
Kegiatan monitoring atau pemantauan juga pengawasan sekaligus arahan oleh para pemimpin di setiap bagian terhadapkinerja masing-masing bawahannya pada PT PLN (Persero) UIP SULBAGUT dilakukan secara rutin oleh masing-masing setiap bidang-bidang yang terkait. Misalnya dalam hal ini mengenai pemantauan untuk kegiatan transaksi-transaksi yang ada khususnya dalam hal kas oleh staf keuangan atau pihak-pihak yang berwenang, dan pemantaun terhadap bagian akuntansi dan pada bagian anggaran, dilakukan pengawasan dan arahan bagi atasan terhadap bawahannya, Jika terjadi masalah yang ditemukan pada bagian pekerjaan itu bisa di monitoring dahulu oleh pihak yang bersangkutan atau pihak yang melaksanakan pekerjaan tersebut sehingga untuk meneelah dan menetukan masalah lebih gampang dan mencari solusinya lebih mudah karna diiselesaikan dari dasar dulu. maka akan dipantau dari pengendalian internal dan dibahas melalui rapat di bagian keuangan, akuntansi, dan anggaran untuk mencari solusi dari masalah tersebut.

KESIMPULAN DAN SARAN
5.1.Kesimpulan
Berdasarkan Pembahasan yang telah di bahas di atas Pada perusahaan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi Utara dapat disimpulkan bahwa dari hasil yang diperoleh dari pembahasan terhadap penerapan pengendalian intern kas pada PT PLN (Persero) UIP SULBAGUT perusahaan telah memiliki prosedur kegiatan kinerja yang baik dan sistem pengendalian yang cukup baik, dalam setiap aktivitas masing-masing setiap bagian memiliki tugas dan tanggung jawab tersendiri namun memiliki keterkaitan dan satu kesatuan dalam mencapai tujuan, agar terciptanya pengendalian intern yang efektif dan efisien bagian keuangan memiliki tugas mengelola kas agar lebih aman dan efektif bagian ini hanya dikerjakan oleh satu pegawai dan di bantu oleh aplikasi yang ada di perusahaan, penerimaan kas berasal dari kantor pusat PT PLN (Persero). Dengan sistem pengendalian dilakukan secara langsung oleh direksi yang memiliki wewenang dengan mereview data dan melakukan otorisasi. Perusahaan sudah menerapkan kode etik yang berlaku bagi seluruh pegawai serta kebijakan atas perekrutan karyawan baru menghasilkan pegawai yang kompeten dalam pekerjaannya. Penerapan pengendalian sudah sesuai berdasarkan risiko pada setiap proses dalam penerimaan kas.

5.2.Saran
Untuk lebih meningkatkan sistem Penerapan Pengendalian Intern Kas pada PT PLN (Persero) UIP SULBAGUT berjalan secara efisien dan efektif perlu dilakukan penempatan pegawai yang mempunyai integritas tinggi serta dilaksanakannya pengawasan intern secara berkesinambungan dan secara teratur guna mendeteksi kelemahan-kelemahan yang ada sehingga dapat ditemukan solusinya untuk segera diadakan perbaikan.

DAFTAR PUSTAKA
Laporan Tahunan. PT PLN (Persero) 2014. Annual Report.Rannita M. Manoppo. 2013. Analisis Sistem Pengendalian Intern Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada Pt. Sinar Galesong Prima Cabang Manado. Jurnal EMBA 1007 Vol.1 No.4 Desember 2013
Iswandi. 2011. Evaluasi Penerapan Internal Control dan Pelaksanaan Good Corporate Governance Pada PT PLN (Persero)Distriibusi Jakarta Raya dan Tangerang. Jurnal Binus Vol.2 No.2 November 2011:825-832
Aulia Arnas., Yunus Tete Konde., dan Muhammad Ikbal. 2010. Analisis penerapan pengendalian intern kas pada PT Kaltim Nusa Etika (KNE) di bontang. Jurnal Universitas Mulawarman Vol 1. No 1 (2013)
Comitte of Sponsoring Organization of treadway Commision. Pengendalian Internal dan Manajemen Resiko. Jakarta : Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA)